Temuan Baru YPKP’65: Titik Kuburan Massal Korban Tragedi 65

2017-09-14T09:28:17+02:00September 27th, 2016|Berita, Opini|

  Sumber : YPKP 1965 BOYOLALI – Perjalanan 16 jam melewati malam dari Jakarta ke Boyolali dengan menumpang bus reguler, akhirnya berakhir berbarengan dengan terbitnya matahari di langit timur terminal Boyolali. Bubur hangat dan gereh asin di warung Bu Sukamti di kompleks terminal itu, hangatkan perut tim investigasi YPKP’65 Pusat yang terdampar di terminal transit [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Temuan Baru YPKP’65: Titik Kuburan Massal Korban Tragedi 65

Penyelesaian Kasus 65, Komnas HAM: Rekomendasi Final Berbeda

2017-09-14T10:57:14+02:00September 22nd, 2016|Opini|

Kamis, 22/09/2016 21:37 WIB | Oleh: Ninik Yuniati Jakarta- Komisi Nasional (Komnas HAM) menyatakan banyak berbeda pendapat dengan tim ahli perumus rekomendasi simposium 1965. Ketua Komnas HAM Imadadun Rahmat mengatakan sempat diundang oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto untuk mendiskusikan hasil kesimpulan dari tim. Ia mengakui pada pertemuan tersebut, disebutkan bahwa dalam tragedi [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Penyelesaian Kasus 65, Komnas HAM: Rekomendasi Final Berbeda

Laporan akhir IPT, 8 Juni, 2016

2017-09-22T23:16:28+02:00Agustus 2nd, 2016|Opini|

Zac Yacoob, ketua majelis hakim Unduh laporan akhir IPT 1965 - PDF (1,6MB) Laporan ini dibuat berkaitan dengan keikutsertaan para hakim dalam sidang yang digelar di Nieuwe Kerk, Den Haag, Belanda, pada 10-13 November 2015 lalu. Sebelumnya, beberapa bulan menjelang sidang, mereka telah menerima dakwaan dan catatan penuntut, dan juga serangkaian bahan sebagai [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Laporan akhir IPT, 8 Juni, 2016

Bela Negara: Militer Akan Latih Preman di Bali Sebagai Kader

2017-09-23T15:37:54+02:00Juli 2nd, 2016|Opini|

  Sumber: DW, 10 Juni 2016 Tentara akan memberikan pelatihan "semi-militer" dengan kepada anggota ormas preman di pulau Bali. Mereka akan dilatih menjadi "warga negara yang baik", kata jurubicara Kodam IX Udayana. Pelatihan Bela Negara di provinsi Bali akan melibatkan para preman dan anggota ormas setempat, kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer IX Udayana (Kapendam) [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Bela Negara: Militer Akan Latih Preman di Bali Sebagai Kader

Islam dan “Hantu” Komunis-Ateis

2017-09-23T16:34:58+02:00Juni 20th, 2016|Berita, Opini|

Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Hari Santoso menunjukkan lima judul buku Partai Komunis Indonesia (PKI) yang disita dari sebuah mal, di Kodim 0712 Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/5). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah Apa sebetulnya yang dikhawatirkan dari “makhluk” bernama komunis itu sehingga spanduk dan poster antikomunis dipajang di mana-mana? Diskusi-diskusi tentang sosialisme-komunisme dibubarkan, buku-buku [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Islam dan “Hantu” Komunis-Ateis

Pengakuan Korban PKI 1965, Bei Laka Dari Nurobo-Belu (Kini Malaka): Saya Diselamatkan Tuhan

2017-09-23T18:01:42+02:00Juni 14th, 2016|Opini|

  Buku terbitan hasil investigasi Majalah Tempo berjudul: Pengakuan Algoju 1965 sudah beredar luas di ranah publik. Buku itu merupakan hasil investigasi Majalah Tempo yang terbit tahun 2012. Dalam buku itu diceriterakan bahwa para korban yang diduga merupakan anggota PKI itu dibantai tanpa melalui prosedur Pengadilan yang sah. Di pulau Jawa, pihak Nahdatul Ulama (NU) [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Pengakuan Korban PKI 1965, Bei Laka Dari Nurobo-Belu (Kini Malaka): Saya Diselamatkan Tuhan

Kisah Sudirman Selamat dari Pembantaian Massal 1965

2017-09-23T18:05:21+02:00Juni 13th, 2016|Opini|

Mbah Sudirman (84), warga yang selamat dari pembantaian massal 1965 di Plumbon Semarang. (VIVA.co.id/ Dwi Royanto) Puluhan temannya sudah ditembaki membabi buta. Tapi dia lolos. Keberhasilan Perkumpulan Masyarakat Semarang untuk Hak Asasi Manusia menisankan puluhan korban pembantaian 1965 di Semarang, memunculkan kisah baru. Sejumlah saksi mata yang kini selamat dari tragedi maut itu [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Kisah Sudirman Selamat dari Pembantaian Massal 1965

HRW: Libatkan Ahli Forensik Dalam Penyelidikan Kuburan Massal

2017-09-23T19:57:17+02:00Juni 13th, 2016|Berita, Opini|

Human Rights Watch mendesak Indonesia melibatkan ahli forensik dalam penyelidikan kuburan massal terkait pembantaian 1965-66. Ini penting untuk mengamankan bukti-bukti identifikasi mayat agar tidak rusak. Sebulan setelah Presiden Joko "Jokowi" Widodo meminta para menterinya mendokumentasikan dan memeriksa kuburan massal pembantaian anti komunis 1965-1966, organisasi Human Rights Watch yang berpusat di New York memperingatkan [...]

Komentar Dinonaktifkan pada HRW: Libatkan Ahli Forensik Dalam Penyelidikan Kuburan Massal

Ungkap Sejarah 1965, IPT 1965 Acung Jempol Buat Lemhanas

2017-09-25T00:20:18+02:00Juni 10th, 2016|Opini|

Koordinator International People’s Tribunal (IPT) 1965, Nursjahbani Katjasungkana (Ist) sumber: bergelora.com Program Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) yang akan melakukan rehabilitasi umum sebagai salah satu jalan menuju rekonsiliasi menunjukkan kemampuan Lemhanas dengan tepat menterjemahkan Nawacita dan kebijakan politik Presiden RI, Joko Widodo yang menghendaki penyelesaian seluruh perkara Hak Asazi Manusia (HAM) masa lalu terutama [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Ungkap Sejarah 1965, IPT 1965 Acung Jempol Buat Lemhanas
Go to Top