Penyelesaian Kasus 65, Komnas HAM: Rekomendasi Final Berbeda

2017-09-14T10:57:14+02:00September 22nd, 2016|Opini|

Kamis, 22/09/2016 21:37 WIB | Oleh: Ninik Yuniati Jakarta- Komisi Nasional (Komnas HAM) menyatakan banyak berbeda pendapat dengan tim ahli perumus rekomendasi simposium 1965. Ketua Komnas HAM Imadadun Rahmat mengatakan sempat diundang oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto untuk mendiskusikan hasil kesimpulan dari tim. Ia mengakui pada pertemuan tersebut, disebutkan bahwa dalam tragedi [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Penyelesaian Kasus 65, Komnas HAM: Rekomendasi Final Berbeda

Korban Tragedi 1965: Saya Tak Puas dengan Pengusutan Ini

2017-09-22T23:09:42+02:00Agustus 7th, 2016|Berita, Opini|

Sumber : Tempo, 22 Juli 2016 Slamet, 87 tahun, korban peristiwa 1965, mengatakan penuntasan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah Indonesia dan pihak internasional yang kompeten. Hingga kini, permasalahan itu tak kunjung menunjukkan titik terang. "Saya tidak puas dengan pengusutan kasus ini karena hanya diomongkan," tutur Slamet, Jumat, 22 [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Korban Tragedi 1965: Saya Tak Puas dengan Pengusutan Ini

Kata ‘Genosida’ yang Menyentak dalam Putusan Sidang 1965

2017-09-23T00:34:31+02:00Juli 28th, 2016|Opini|

  Sumber : CNN Indonesia, 21/07/16 Jakarta, CNN Indonesia -- Putusan Pengadilan Rakyat Internasional atas Kejahatan Kemanusiaan (International People's Tribunal on Crimes Against Humanity, IPT) 1965 yang memasukkan kata ‘genosida’ membuat pendengarnya tercengang. Para korban Tragedi 1965 yang mendengarkan pembacaan putusan oleh Ketua Hakim Zak Yacoob dari kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, spontan bertepuk [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Kata ‘Genosida’ yang Menyentak dalam Putusan Sidang 1965

1965: Genosida ala Indonesia

2017-09-23T00:40:53+02:00Juli 23rd, 2016|Opini|

    EDITORIAL “The pendulum is swinging...” Bandul 1965 itu telah bergoyang, simpul dokumenter Joshua Oppenheimer “The Look of Silence”. Seperti banyak dokumenter dan kesaksian sebelumnya, kisah Adi Rukun telah menggoyang bandul menuju pertanyaan-pertanyaan yang kini terbuka bagi publik dan generasi baru: “Bagaimana kita bisa membantai orang-orang ini; mengapa kita membantai mereka; bagaimana kita sebagai [...]

Komentar Dinonaktifkan pada 1965: Genosida ala Indonesia

Keputusan Final IPT 1965: Indonesia harus Bertanggungjawab terhadap 10 Kejahatan HAM Berat 1965-1966.

2017-09-23T13:36:20+02:00Juli 20th, 2016|Opini|

  Jakarta, Indonesia. Keputusan final International People’s Tribunal (IPT) 1965 menyebut Indonesia harus bertanggungjawab terhadap 10 tindakan kejahatan HAM berat yang terjadi pada 1965-1966. Termasuk di antaranya kejahatan genosida terhadap  mereka yang menjadi anggota, pengikut dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI), serta loyalis Presiden Sukarno dan anggota Partai Nasional Indonesia (PNI) yang progresif. “Tindakan pembunuhan massal, dan semua [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Keputusan Final IPT 1965: Indonesia harus Bertanggungjawab terhadap 10 Kejahatan HAM Berat 1965-1966.

Pernyataan Pers: Putusan Akhir Majelis Hakim IPT 1965

2017-09-23T13:39:11+02:00Juli 20th, 2016|Opini|

    Majelis  hakim internasional dari International People’s Tribunal tentang Kejahatan Terhadap Kemanusiaan Indonesia 1965 telah menyatakan bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan telah dilakukan oleh Negara Indonesia setelah terbunuhnya jendral-jendral pada tanggal 1 Oktober 1965 dan bahwa Amerika Serikat, Inggris dan Australia juga terlibat dalam kejahatan-kejahatan ini. Mereka menyatakan bahwa pembunuhan massal yang bermaksud untuk memusnahkan [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Pernyataan Pers: Putusan Akhir Majelis Hakim IPT 1965

Peran Psikologi dalam Pembersihan Pasca-G30S

2018-04-28T00:39:56+02:00November 21st, 2015|Opini|

Sabtu, 21 November 2015 - 07:10 WIB PENGADILAN Rakyat Internasional atas Kasus 1965 yang dilangsungkan di Den Haag (10-13 November 2015) mengangkat tuntutan terhadap pertanggungjawaban pemerintah serta angkatan bersenjata di bawah Jenderal (Presiden) Suharto dan milisi yang berada di bawah kendalinya atas peristiwa yang disebut-sebut sebagai tindak kejahatan kemanusiaan pasca-Gerakan 30 September 1965 (G30S). Terselip di [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Peran Psikologi dalam Pembersihan Pasca-G30S

Kebiadaban Sistematis Negara Orde Baru: 50 Tahun Genosida 1965

2017-10-07T23:38:18+02:00Oktober 21st, 2015|Opini|

  Amnesia Sejarah, Andreas Iswinarto, 2015 Oleh: Bonnie Setiawan* Sesuai dengan laporan dari para korban maupun keluarga korban, pada peristiwa 1965-1966, telah mengakibatkan terjadinya berbagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia antara lain pembunuhan, pemusnahan, perbudakan, pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa, perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenang-wenang, penyiksaan, perkosaan, penganiayaan (persekusi) [...]

Komentar Dinonaktifkan pada Kebiadaban Sistematis Negara Orde Baru: 50 Tahun Genosida 1965
Go to Top